Tag Archives: Akibat Gempa

1.100 Rumah di Kerinci Rusak Akibat Gempa

Kamis, 1 Oktober 2009 | 17:32 WIB

JAMBI, KOMPAS.com – Hingga pukul 16:45 WIB, data korban dan kerusakan akibat gempa 7.0 SR di 46 km Tenggara Sungai Penuh, Jambi semakin bertambah.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Kabupaten Kerinci, Amir Syam di Jambi, Kamis mengatakan, sebanyak 1.100 rumah mengalami kerusakan yang tersebar di 16 desa di Kecamatan Gunung Raya yang merupakan daerah terparah akibat gempa.

Rincian kerusakan, 600 rumah mengalami rusak berat sedangkan 500 rumah rusak ringan. Sarana ibadah lainnya juga masih mengalami kerusakan, di antaranya 16 masjid, 15 gedung SD, 3 gedung SMP dan 2 gedung SMA. Umumnya rumah beton yang berada di wilayah tersebut ambruk beserta atapnya. Sedangkan yang mengalami kerusakan ringan berupa keretakan pada dinding-dinding rumah.

Desa yang mengalami kerusakan parah antara lain, Desa Lempur Tengah, Lempur Mudik, Lolo Gedang, Lolo Kecik, Tanjung Syam, Selampaung, Talang Kemuning, Sungai Hangat.

Tak hanya kerusakan parah yang terjadi, satu orang dilaporkan meninggal akibat serangan jantung. Sedangkan korban luka berat berjumlah 25 orang, luka ringan 6 orang dan 7 orang mengalami patah tulang.

Korban luka akibat gempa ini dirawat di tenda-tenda darurat yang berada di sekitar pemukiman warga. Sedangkan yang mengalami luka parah harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kerinci.

Di RSUD Kerinci pun banyak pasien dirawat di tenda yang berada di luar gedung rumah sakit, lantaran takut berada di dalam ruangan.

Sejumlah masyarakat di Kecamatan Gunung Raya dan juga kecamatan lainnya juga memilih tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Sebagian warga juga ada yang membuat sendiri tenda darurat di tepi-tepi jalan sekitar rumah mereka. Tak sedikit juga yang mengungsi di lapangan Gunung Raya untuk menyelamatkan diri bersama anggota keluarga masing-masing.

Iklan

Kerugian PLN Akibat Gempa Rp 170 Miliar

Padang, (tvOne)

PT PLN mengalami kerugian mencapai Rp170 miliar karena kerusakan peralatan jaringan listrik akibat gempa Sumbar yang terjadi Rabu (30/9). Kerugian itu akibat hancur dan rusak sebanyak 72 gandu induk listrik, tumbangnya puluhan tiang listrik dan terputusnya kabel-kabel jaringan, kata General Manager PT PLN Sumbar, Doddy Budianto di Padang, Jumat.

Akibat kerusakan itu 350 ribu pelanggan PT PLN di Kota Padang, Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman dan Pesisir Selatan mengalami mengalami pemadaman total.

Padamnya aliran listrik sejak gempa terjadi telah menambah suasana di Kota Padang dan daerah lain yang terkena gempa menjadi semakin mencekam karena gelap gulita malam hari serta seringnya hujan turun.

Ia mengatakan gardu induk yang rusak adalah yang mendistribusikan listrik dari pembangkit-pembangkit dari Lubuk alung (PLTA Singkarak), Simpang haru (PLTD) dan Pauh Lima (PLTG).

Upaya perbaikan gardu-gardu induk itu terus dilakukan dan dilakukan penggantian dengan peralatan baru yang didatangkan dari Sumatra Utara. Hingga Jumat sore, telah 50 gardu induk yang rusak telah diperbaiki dari 72 yang mengalami kerusakan, kata Doddy.

Saat ini 184 petugas perbaikan didatangkan dari PLN wilayah lain di Sumatra ke Sumbar dan dari Jawa untuk membantu upaya perbaikan jaringan listrik.