SINOPSIS | Pilgrimage to the West Episode 9


SINOPSIS
Drama Asia (China)
Pilgrimage to the West Episode 9
Tayang: 2-Feb-2010 18:00 WIB

Sebelum pergi, Kaisar Taizong memberi sang biksu nama baru : Xuanzang. Tidak cuma itu, sang kaisar Tang juga memberi dua benda yang sebelumnya diberikan Dewi Guanyin yaitu tongkat dan jubah. Ditemani oleh dua orang pengawal dan seekor kuda, Xuanzang memulai perjalanan ke arah Barat untuk mengambil kitab suci.

Baru saja keluar dari kota dan memasuki hutan, rombongan Xuanzang diserang oleh seekor harimau ganas. Dua pengawalnya jadi korban, Xuanzang juga nyaris saja terbunuh kalau saja tidak ditolong oleh seorang pemburu bernama Liu Buojing. Dari pemburu Liu pula, sang biksu akhirnya tahu tentang seekor dewa kera yang dikurung di Gunung Lima Jari.

Begitu mendekat, samar-samar Xuanzang mendengar ada seseorang yang memanggilnya guru. Ternyata dibalik semak-semak, menyembul wajah mahluk berwajah kera yang menyebut siap menjadi murid Xuanzang dan menemaninya mengambil kitab suci di wilayah barat. Begitu kertas mantera Buddha Ru Lai diangkat, Wukong langsung meminta Xuanzang dan pemburu Liu mundur. Sekali mengerahkan kekuatan, Gunung Lima Jari langsung hancur berantakan dan Wukong, setelah 500 tahun, akhirnya bebas.

Langsung melompat-lompat kegirangan, Wukong, yang diberi nama baru Xingzhe oleh sang guru, mulai mengikuti biksu Xuanzang. Di tengah jalan, keduanya dihadang oleh harimau yang sempat nyaris mencelakai Xuanzang. Bukannya takut, Wukong dengan santai membantai harimau tersebut dan mengambil kulitnya sebagai pakaian. Tidak cuma itu, belakangan ia juga membunuh beberapa orang perampok yang berusaha mencuri barang sang guru.

Biksu Xuanzang sudah tentu terkejut, ia sama sekali tidak menyangka Wukong bakal berbuat sekeji itu. Namun menasehati Wukong, yang tidak pernah mendapat pengajaran tentang belas kasihan, ternyata tidak mudah, ia bahkan meninggalkan Xuanzang sendirian dan pergi entah kemana. Di tengah jalan, Xuanzang bertemu dengan seorang wanita tua yang menyerahkan pakaian dan penutup kepala yang disebut bakal mampu mengendalikan sang murid.

Rupanya, wanita itu adalah penjelmaan dari Dewi Guanyin, yang kemudian berhasil membujuk Wukong untuk kembali lewat sebuah lukisan dan cerita. Terdiam ketika disebut telah melewatkan kesempatan untuk mendapat pengajaran tentang kebenaran, Wukong akhirnya dengan berat hati kembali ke hadapan Xuanzang.

Langsung tertarik begitu melihat pakaian yang disimpan sang biksu, Wukong langsung melompat-lompat gembira begitu Xuanzang memperbolehkannya memakai pakaian yang disebut-sebut sebagai pemberian seorang wanita tua itu. Begitu mengenakan penutup kepala, tiba-tiba Wukong merasa kepalanya sakit luar biasa. Tak jauh dari sana, biksu Xuanzang terus membaca mantera.

Rupanya, di balik penutup kepala tersebut terdapat sebuah gelang kepala yang tidak bisa dilepaskan oleh siapapun. Begitu ada kesempatan, Wukong berusaha menyerang sang guru, tapi dengan cepat Xuanzang kembali membaca mantera yang membuat sang siluman kera berguling-guling kesakitan.

Karena tidak ingin disiksa lagi, Wukong akhirnya menyembah Xuanzang dan berjanji bakal menuruti perintah sang guru. Cobaan baru kembali didapat. Saat berada di pinggir sebuah sungai, muncul seekor naga raksasa yang melahap kuda tunggangan sang biksu.(indosiar.com/mdL)

About oerlee syafroe

aQ suka Maen Komputer, edit Foto, Maen Game,buat rancangan rumah dari AutoCAD, jalan2, makan, Smsan, facebookan Lihat semua pos milik oerlee syafroe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: