SINOPSIS | Pilgrimage to the West Episode 14


SINOPSIS
Drama Asia (China)
Pilgrimage to the West Episode 14
Tayang: 16-Feb-2010 17:00 WIB

Pemilik rumah mengajukan penawaran menarik : biksu Xuanzang dan tiga muridnya diijinkan untuk memilih salah satu dari tiga anak perempuannya untuk dinikahi. Tidak cuma diiming-imingi bakal ditanggung kehidupannya, nyonya rumah juga mencela kepergian rombongan biksu Xuanzang yang dianggap membuang-buang waktu.

Iming-iming kemakmuran dan kekayaan ternyata tidak menggoyahkan biksu Xuanzang, yang tetap teguh pada pendiriannya. Dari keempat anggota rombongan, yang paling tergoda adalah Bajie, namun ia berusaha menutupi keinginannya dengan mendorong sang guru Xuanzang dan adik seperguruannya Wujie untuk menerima tawaran sang empunya rumah.

Ketika malam tiba, satu-persatu anggota rombongan digoda oleh ketiga anak perempuan pemilik rumah…kecuali Bajie. Tidak memperdulikan perempuan yang ada dihadapannya dengan begitu menggoda, Xuanzang terus membaca ayat-ayat ajaran Buddha. Di saat yang sama, Wujing yang polos sangat ketakutan begitu tahu salah seorang anak perempuan pemilik rumah sudah berada disampingnya dan langsung mengusir perempuan itu keluar.

Bajie yang kesal memutuskan untuk mengendap-ngendap dan mendengarkan pembicaraan antara pemilik rumah dan ketiga putrinya. Begitu tahu kalau ketiganya tengah memperebutkan dirinya, Bajie tidak bisa lagi menahan diri dan langsung muncul dari persembunyian. Kepada sang pemilik rumah, ia mengaku siap menjadi istri salah satu dari ketiga putri dan yakin kalau biksu Xuanzang tidak akan melarang.

Ketika menghadap sang guru, Bajie pura-pura prihatin dan berusaha menunjukkan kalau dirinya hanya memikirkan kebaikan Xuanzang. Tidak sadar kalau Wukong telah mendengar semua pembicaraan, Bajie pura-pura pergi dengan berat hati ketika Xuanzang mengijinkannya untuk menikah dengan salah satu putri pemilik rumah. Begitu tidak terlihat, Bajie mulai memperlihatkan sifat aslinya.

Mendengar kalau tiga putri pemilik rumah memperebutkan dirinya, Bajie menawarkan diri untuk memperistri ketiganya sekaligus. Sayang ketika diuji untuk menangkap salah satu dari tiga putri tersebut, sang siluman babi gagal. Paginya saat terbangun, Bajie mendapati dirinya terikat di sebuah pohon. Ia langsung menangis meraung-raung sambil berteriak minta tolong.

Rupanya, sang pemilik rumah dan tiga anak perempuannya adalah utusan dari Langit yang ditugaskan untuk mencobai rombongan biksu Xuanzang. Sejak awal, Wukong rupanya sudah tahu kalau rombongan biksu Xuanzang tengah dicobai. Setelah menertawakan sambil mengolok-olok Bajie, Wukong bersama biksu Xuanzang dan Wujie meneruskan perjalanan.

Memasuki sebuah wilayah asing yang angker, Wukong meminta Bajie dan Wujing untuk menemani biksu Xuanzang sementara dirinya memeriksa keadaan dari atas awan. Mereka tidak sadar bahwa tempat tersebut adalah wilayah kekuasaan Siluman Tengkorak Bai Gu Jing, yang berniat menangkap biksu XUanzang untuk disantap dagingnya. Konon, daging sang biksu bisa membuat seseorang hidup abadi.

Menyamar sebagai wanita cantik, Bai Gu Jing mendatangi biksu Xuanzang, yang ditemani oleh Bajie dan Wujing, untuk menawarkan makanan. Berbeda dengan Wujing yang curiga melihat seorang gadis berkeliaran sendirian di tengah hutan, mata Bajie langsung berbinar-binar melihat kecantikan Bai Gu Jin.(indosiar.com/mdL)

About oerlee syafroe

aQ suka Maen Komputer, edit Foto, Maen Game,buat rancangan rumah dari AutoCAD, jalan2, makan, Smsan, facebookan Lihat semua pos milik oerlee syafroe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: