SINOPSIS | Pilgrimage to the West Episode 8


SINOPSIS
Drama Asia (China)
Pilgrimage to the West Episode 8

Mendengar ocehan Wukong yang begitu bernafsu menghajar Raja Langit sekaligus menjadi penguasa Istana Langit yang baru, Buddha Ru Lai hanya tersenyum simpul. Sambil mengeluarkan perkataan yang menentramkan, Buddha Ru Lai mengajak Wukong bertaruh.

Dengan sombong, Wukong langsung menyanggupi. Dengan sekali lompat, Wukong mengira dirinya telah sampai ke ujung dunia. Begitu melihat lima pilar, Wukong langsung menandai pilar tersebut dengan tulisan sambil buang air. Setelah selesai, ia langsung kembali menemui Buddha Ru Lai.

Namun, betapa terkejutnya Wukong saat sang Buddha menunjukkan tulisan yang ada di salah satu jarinya. Rupanya, pilar yang dikira Wukong sebagai ujung dunia adalah jari-jari Buddha Ru Lai. Saat berusaha meloloskan diri, Wukong dihimpit oleh tangan Buddha Ru Lai yang berubah menjadi sebuah gunung sehingga sang siluman kera terperangkap.

Mendengar makian Wukong, Buddha Ru Lai hanya tersenyum dengan penuh welas asih sambil mengatakan dengan lembut bahwa alasan sang siluman kera tidak bisa keluar dari telapak tangannya adalah karena hati Wukong yang penuh kegelapan. Mendapat wejangan bukannya membuat Wukong tenang malah sebaliknya, ia semakin marah melihat Buddha Ru Lai pergi meninggalkan tempat itu.

Dengan bijak, Buddha Ru Lai sadar bahwa suatu saat Wukong akan memainkan peranan penting dan meminta Dewi Guanyin untuk membantu sang siluman kera saat diperlukan kelak. Sempat bingung mendengar permintaan sang guru, Dewi Guanyin akhirnya mengerti saat Buddha Ru Lai menyebut soal Kitab Suci yang bisa menyelamatkan umat manusia dari penderitaan.

Dengan cepat, musim gugur datang yang kemudian disusul oleh musim dingin, musim semi, dan musim panas. Selama itu, Wukong terus menyumpah-nyumpah serta menantang para dewa dan Buddha untuk kembali bertempur. Namun seiring dengan berjalannya waktu, Wukong semakin frustrasi karena tidak ada satu pun mahluk yang mau menolongnya. Pelan-pelan, Wukong mulai berpikir apa yang salah dari dirinya.

Saat yang telah ditunggu akhirnya tiba. Begitu Dewi Guanyin melapor kalau muridnya telah menitis ke dunia dan menjadi salah satu orang kepercayaan raja dinasti Tang, Buddha Ru Lai memintanya untuk menyerahkan dua buah benda yang akan sangat berguna dalam perjalanan mengambil kitab suci : jubah dan tongkat.

Selain itu, ternyata masih ada satu benda lagi : gelang kepala yang bisa digunakan untuk mengontrol Wukong setelah membaca mantera. Tempat pertama yang didatangi Dewi Guanyin adalah Gunung Lima Jari, tempat dimana Wukong terperangkap selama 500 tahun. Melihat kemunculan sang dewi, Wukong langsung gembira dan akhirnya mengakui kalau dirinya telah banyak membuat kesalahan.

Tanpa pikir panjang, Wukong langsung mengiyakan saat ditanya kesanggupannya untuk menemani seseorang mengambil kitab suci. Sambil tersenyum, Dewi Guanyin menyebut bahwa orang yang kelak akan muncul membebaskan Wukong tersebut akan menjadi guru sang siluman kera dan mengajarinya tentang hidup yang benar.

Dengan menyamar sebagai biksuni, Dewi Guanyin masuk ke sebuah kota dan berpapasan dengan seorang pria terpelajar. Langsung mengatakan siap menyerahkan tongkat dan jubah tanpa imbalan uang, Dewi Guanyin tahu kalau pria tersebut adalah Raja Tang. Begitu melihat sosok Dewi Guanyin yang sebenarnya, Raja Tang langsung berlutut dan mengatakan siap menjalankan perintah sang dewi.

Begitu sampai di kerajaannya, Raja Tang mempertontonkan dua benda pemberian Dewi Guanyin. Namun saat ditanya biksu mana yang rela untuk memperoleh dua benda itu sambil berangkat untuk mengambil kitab suci, semua melangkah mundur….kecuali satu orang : biksu muda Xuanzang.(indosiar.com/mdL)

Tayang: 29-Jan-2010 18:00 WIB

About oerlee syafroe

aQ suka Maen Komputer, edit Foto, Maen Game,buat rancangan rumah dari AutoCAD, jalan2, makan, Smsan, facebookan Lihat semua pos milik oerlee syafroe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: